Jenis-jenis Tanaman Untuk Vertical Garden
Membuat taman vertikal atau yang biasa kita sebut vertical garden , adalah sebuah cara yang tepat untuk memiliki taman cantik dalam lahan yang terbatas. Jenis taman ini sangat cocok digunakan bagi Anda yang berada di perkotaan.
Namun , kita juga harus mengetahui apa saja tanaman yang tepat untuk dijadikan penghias taman . Karena selain harus menyesuaikan dengan penempatan taman , kebutuhan juga menjadi faktor lainnya . Selain itu , tanaman juga memiliki karakteristik masing-masing . Ada tanaman yang membutuhkan kelembapan yang tinggi , yang biasanya harus diletakkan di bagian bawah taman . Sebaliknya, tanaman yang menyukai kondisi kering harus ditempatkan di atas. Begitu juga arah dan posisinya, harus disesuaikan dengan intensitas matahari yang dibutuhkan sesuai karakter tanaman.
Umumnya , ada tujuh jenis tanaman yang dapat dipilih untuk dijadikan hiasan dalam taman vertikal Anda .
1. Tanaman Tahunan (perenial)
Tumbuhan menahun atau tanaman menahun atau tumbuhan bertahunan atau tanaman bertahunan (diterjemahkan dari bahasa Inggris perennial plants), adalah tumbuhan yang dapat meneruskan kehidupannya setelah bereproduksi atau menyelesaikan siklus hidupnya dalam jangka waktu lebih daripada dua tahun di dalam siklus hidupnya. Banyak di antaranya berupa pohon, meskipun terdapat pula terna ataupun semak.Untuk mengatasi tantangan lingkungan, tumbuhan tahunan mengembangkan berbagai strategi untuk bertahan hidup, seperti menggugurkan daun, mengubah morfologi, atau menghasilkan senyawa tertentu yang membuat sel-selnya mampu bertahan pada perubahan lingkungan yang ekstrem.
Jenis tanaman ini tidak terlalu membutuhkan perawatan intensif
2. Tanaman Semak (shrubs)
Ketinggiannya kurang dari satu meter sehingga tidak perlu sering dipangkas, seperti walisongo, seruni, zodia, dan dracaena.
3. Tanaman Penutup (ground cover)
Tanaman jenis rumput-rumputan yang dapat menutupi media tanam, seperti hema, kucai mini, kacang-kacangan, dan sutra bombai.
4. Epifit
Tumbuhan epifit adalah tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya. Namanya dibentuk dari bahasa Yunani: epi-, permukaan atau tutup, dan phyton, tumbuhan atau pohon.Berbeda dengan parasit, epifit dapat sepenuhnya mandiri, lepas dari tanah sebagai penyangga dan penyedia hara bagi kehidupannya, maupun dari hara yang disediakan tumbuhan lain. Air diperoleh dari hujan, embun, atau uap air. Hara mineral diperoleh dari debu atau hasil dekomposisi batang serta sisa-sisa bagian tumbuhan lain yang terurai. Meskipun tidak "mencuri" hara dari tumbuhan yang ditumpanginya, epifit dapat menjadi pesaing terhadap ketersediaan cahaya. Akar epifit kadang-kadang juga menutupi dan menembus batang pohon yang ditumpangi sehingga merusak keseimbangan fisiologi tumbuhan inangnya.
Contoh tanaman tersebut : aneka pakis, aneka anggrek, dan aneka jenis bromeliad.
5. Tanaman Berkayu
Tahan kekeringan, seperti saraca, pucuk merah, soak, kembang sepatu, dan jenis ficus.
6. Tanaman Tumbuh Menjuntai
Biasa digunakan pada vertical garden sistem pot. Contohnya, lee quan yeuw, malaythong, dan asystasia.
7. Tanaman Merambat
Tanaman ini biasa digunakan untuk vertical garden yang dibentuk berdasarkan pola tertentu. Misalnya, skindapsus, pandorea, passiflora, air mata pengantin, dan melati belanda.